Anto Narasoma
*KEBUN TERAKHIR*
inilah kebun terakhir
yang tumbuh di antara kematian kita
tak ada kesombongan
tak ada kehebatan
tak ada kata aku dalam perilaku keangkuhan setinggi gunung
semuanya tenggelam
di kedalaman tidur panjang tak bertepi
jika tertanam di tanah ini, segala kemewahan menjadi tontonan yang menguras hujan pada matamu
di antara tulang-tulang lengan dan tengkorak di telapak kaki paling sepi,
menjadi catatan tanpa ingatan
sebab,
mimpi dan hakikat setelah panggilan itu menggugurkan daun-daun namamu,
kita hanyalah kenangan
meski joget salsa disaat duduk pada kursi terdepan, _plangak-plangok_ pun tumbang ke kebun ini
maka,
segala kebohongan
atas selembar nyawa yang tertulis di dalam ijazah tak sah,
nyawamu pun pasti gugur satu-satu di tanah ini
ingat,
kita adalah isi paling menentukan di kebun kematian ini
Palembang,
27 September 2026


