Belasan Pasangan Mesum Terjaring Razia Tipiring

Kriminal87 Dilihat

Palembang|PencanangNews.co.id– Belasan Pasangan yang bukan suami-istri yang terjaring razia oleh petugas Unit Tindak Pidana Ringan (Tipiring) dan Hunter Sat Sabhara Polrestabes Palembang pada Selasa (10/11/2020) malam.

Namun salah satu pasangan yang terjaring razia di dalam kamar berupaya mengelabui petugas dengan menyimpan pasangan perempuannya dibawah kasur tempat salah satu penginapan di Jl. Sukarela Palembang.

Sehingga petugas tak percaya begitu saja dan langsung memeriksa beserta menanyakan pasangan laki-laki,pada saat digeleda kamar tersebut
akhirnya berhasil menemukan pasangan perempuan tersebut dibawah kasur.

“Selanjutnya, petugas mengajak pasangan pasutri ke kantor untuk didata. Karena tak mampu menunjukkan identitas dan bukti hubungan keluarga, pasangan ini pun dibawa ke Mapolrestabes Palembang,”

kata seorang petugas Tipiring kepada pasangan tersebut.

Diketahui, laki-laki yang bernama DO (25) warga Palembang. Sementara teman perempuannya berinisial EO (22) warga Palembang.

Selain DO dan EO, giat operasi penyakit masyarakat di sejumlah kosan maupun penginapan di Palembang, petugas mengamankan tiga belas pasangan tak resmi lainnya.

“Ada tiga belas pasangan tak resmi yang terjaring giat cipta kondisi pada malam Selasa. Kami amankan dari Dua penginapan di dua lokasi berbeda, yakni di Jl. Sukarela, Jl. R. Soekamto Palembang,” ujar Kasat Sabhara AKBP Sonny Triyanto melalui Kanit Tipiring Sat Sabhara Polrestabes Palembang Iptu A. Yani, Selasa (11/11/2020).

BACA  Sah dan Sukses, Herman Toni Nahkodai KONI Banyuasin

Selanjutnya, tiga belas pasangan ini didata dan dibina agar tak mengulangi perbuatan mereka.

“Kami panggil orang tua mereka. Buat surat perjanjian untuk tidak keluyuran malam-malam, apalagi berduaan di dalam kamar tanpa ada ikatan resmi,” terang Sonny.

A. Yani menjelaskan giat cipta kondisi ini guna mengantisipasi kejahatan seperti peredaran narkoba, minuman keras dan menciptakan situasi tertib serta kondusif di masyarakat,”tutupnya.(ndre)

id – Belasan Pasangan yang bukan suami-istri yang terjaring razia oleh petugas Unit Tindak Pidana Ringan (Tipiring) dan Hunter Sat Sabhara Polrestabes Palembang pada Selasa (10/11/2020) malam.

Namun salah satu pasangan yang terjaring razia di dalam kamar berupaya mengelabui petugas dengan menyimpan pasangan perempuannya dibawah kasur tempat salah satu penginapan di Jl. Sukarela Palembang.

Sehingga petugas tak percaya begitu saja dan langsung memeriksa beserta menanyakan pasangan laki-laki,pada saat digeleda kamar tersebut
akhirnya berhasil menemukan pasangan perempuan tersebut dibawah kasur.

“Selanjutnya, petugas mengajak pasangan pasutri ke kantor untuk didata. Karena tak mampu menunjukkan identitas dan bukti hubungan keluarga, pasangan ini pun dibawa ke Mapolrestabes Palembang,”

BACA  Bongkar Rumah Teman, Bayu Rizky Dilumpuhkan Jajaran Polsek Plaju

kata seorang petugas Tipiring kepada pasangan tersebut.

Diketahui, laki-laki yang bernama DO (25) warga Palembang. Sementara teman perempuannya berinisial EO (22) warga Palembang.

Selain DO dan EO, giat operasi penyakit masyarakat di sejumlah kosan maupun penginapan di Palembang, petugas mengamankan tiga belas pasangan tak resmi lainnya.

“Ada tiga belas pasangan tak resmi yang terjaring giat cipta kondisi pada malam Selasa. Kami amankan dari Dua penginapan di dua lokasi berbeda, yakni di Jl. Sukarela, Jl. R. Soekamto Palembang,” ujar Kasat Sabhara AKBP Sonny Triyanto melalui Kanit Tipiring Sat Sabhara Polrestabes Palembang Iptu A. Yani, Selasa (11/11/2020).

Selanjutnya, tiga belas pasangan ini didata dan dibina agar tak mengulangi perbuatan mereka.

“Kami panggil orang tua mereka. Buat surat perjanjian untuk tidak keluyuran malam-malam, apalagi berduaan di dalam kamar tanpa ada ikatan resmi,” terang Sonny.

A. Yani menjelaskan giat cipta kondisi ini guna mengantisipasi kejahatan seperti peredaran narkoba, minuman keras dan menciptakan situasi tertib serta kondusif di masyarakat,”tutupnya.(ndre)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.