Palembang | Pencanangnews.com – Ketua Umum DPP Gencar, Charma Afrianto, SE, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap buku tersebut dan menyebutnya sebagai alarm intelektual bagi demokrasi Indonesia.
“Buku ini bukan sekadar karya akademik, tapi sebuah peringatan keras bahwa demokrasi membutuhkan fondasi intelektual yang kuat. Pemikiran Haekal sangat jernih, kritis, dan relevan untuk kondisi hari ini,” tegas Charma.
Ia menambahkan bahwa gagasan-gagasan yang dibawa buku tersebut harus mendorong kebangkitan komunitas intelektual, terutama di daerah.
“Sumsel membutuhkan ruang diskusi kritis yang konsisten, bukan seremonial. Saya berharap buku ini melahirkan gelombang baru pemikiran yang lebih berani dan substansial,” ujarnya.
Charma menutup dengan menegaskan bahwa demokrasi tidak boleh dibiarkan berjalan tanpa koreksi masyarakat sipil.
“Jika masyarakat sipil diam, maka oligarki akan semakin kuat. Buku ini mengingatkan kita untuk tidak membiarkan itu terjadi,” pungkasnya.






