Dua Pemuda Ini Diamankan Polisi, Lantaran Bacok Penganggu Pacarnya

Kriminal911 Dilihat

PALEMBANG|PencanangNews.Co.Id- Sakit hati lantaran pacarnya diganggu, tersangka M Farhan (19) warga Jalan Dr. M Isa, Kelurahan Kuto Batu, Kecamatan Ilir Timur III Palembang bersama temannya Renaldo (18) nekat membacok korban menggunakan senjata tajam jenis parang.

Atas kejadian itu korban PB (17) warga Jalan Bambang Utoyo, Kelurahan Kuto Batu, Kecamatan Ilir Timur III Palembang mengalami luka dibagian lengan sebelah kiri.

Diketahui, kejadian tersebut terjadi di Jalan Sultan Syahril, Kelurahan 5 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II Palembang, Rabu (6/10) pukul 22.00 WIB.

Kapolsek Ilir Timur II Palembang Kompol Yuliansyah didampingi Kanit Reskrim Iptu Firmansyah mengatakan, menurut pengakuan tersangka Farhan bahwa pacarnya sering diganggu oleh korban (PB).

BACA  Antoni Toha: Menang Kalah Peradi Tetap Satu

“Tidak terima pacarnya sering di chat korban lantas tersangka marah hingga mengajak temannya Renaldo untuk menyerang korban,” ujar Kompol Yuliansyah, Kamis (9/12/2021)

Dikatakan Kompol Yuliansyah, saat bertemu dengan korban di Tempat Kejadian Perkara (TKP), kedua tersangka yang membawa motor langsung mendekati korban yang saat itu korban juga sedang mengendarai sepeda motor.

“Tersangka Renaldo langsung membacok korban hingga mengenai tangannya, melihat korban terjatuh lantas kedua tersangka melarikan diri,” katanya.

BACA  Kapolda Sumsel Kunjungi Posko PPKM Berbasis Mikro Gugus Tugas Covid-19 di Kelurahan 5 Ilir Palembang

Mendapatkan laporan korban, anggotannya langsung bergerak cepat hingga mengamankan kedua tersangka ditempat persembunyiannya Rabu (8/12).

“Atas ulahnya kedua tersangka dikenakan pasal 170 KUHP atau pasal 80 ayat 1 UU RI No 35 tahun 2004 tentang perlindungan anak,” tutupnya.

Sementara itu tersangka Farhan mengatakan, sakit hati pacarnya sering diganggu korban.

“Korban selalu mengirimi pesan singkat kepada pacar saya yang membuat saya sakit hati, hingga saya mengajak teman saya Renaldo untuk menyerang korban,” katanya. (Ndre)