Gunakan Sebo, Tiga Orang Tak Dikenal Rampok Penjaga Batching Plant Waskita Beton Preecast Talang Kemang

Kriminal889 Dilihat

PALEMBANG|PencanangNews.Co.Id– Tiga orang dengan menggunakan sebo (penutup muka) dan membawa senjata api merampok Batching Plant KAPB STA 60 Waskita Beton Preecast yang ada di Talang Kemang, Kelurahan Bukit Baru, Kecamatan IB I Palembang, pada Senin (27/12/2021) sekitar pukul 01.00 WIB.

Ketiganya mengambil harta benda milik tiga korban yakni Bakarudin (43), Mad Amin (43) dan Yanto (36), berupa Handphone dan senter milik korban. Tak hanya itu, para pelaku juga melakukan pengerusakan di dalam kantor dan kaca mobil di pecahkan.

Hal itu terbukti setelah pihak korban membuat laporan kepolisian, yang langsung ditindaklanjuti anggota SPKT, piket unit Reskrim, dan Identifikasi Polrestabes Palembang, untuk mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) melakukan olah TKP.

BACA  Kapolrestabes Dan Kapolsek Kertapati Mendapat Penghargaan Dari DPRD Kota Palembang

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi, membenarkan adanya kejadian perkara kasus pencurian dengan kekerasan (Curas) Pasal 365 KUHP di lokasi Batching Plant Waskita Beton Preecast, pada hari Senin (27/12/2021).

“Olah TKP sudah dilakukan, untuk mencari bukti petunjuk dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi. Menurut keterangan korban, para pelaku berjumlah 3 orang menggunakan penutup muka (sebo). Saat kejadian korban sedang bertugas menjaga di lokasi kejadian, lalu mendengar ada suara letusan senjata api dari arah gerbang, para pelaku menerobos masuk dan mengikat tangan, menutup mata para korban,” ungkap Kompol Tri Wahyudi, pada Selasa (28/12/2021).

BACA  Ditresnarkoba Polda Sumsel Musnahkan Kiloan Sabu dan Puluhan Ribu Ekstasi

Setelah mengikat tangan dan menutup mata para korban, lanjut Kompol Tri Wahyudi, para pelaku mengambil barang berharga milik korban berupa Handphone sebanyak 4 unit dan merusak barang-barang di sekitar TKP.

“Saat ini anggota Reskrim Polrestabes Palembang, sedang melakukan penyelidikan terkait siapa pelakunya, dan 3 pelaku masih dalam pengejaran. Dalam laporannya korban mengalami kerugian berupa kerusakan alat berat senilai Rp 500 juta, 4 HP milik para korban yaitu Oppo A7 warna silver, Nokia Senter, Vivo Y12 warna merah, Oppo A31 warna hijau,” tutupnya. (Ndre)