M Nawawi Pedagang Ayam Pasar 10 Ulu Ditembak OTD

Berita973 Dilihat

PALEMBANG|PencanangNews.com — Naas dialami M Nawawi (35) seorang pedagang ayam di pasar 10 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I Palembang, jadi korban penembakan oleh orang tak dikenal, pada Minggu (16/4/2023) sekitar pukul 07.00 WIB.

Korban yang tinggal di jalan A Yani, lorong Dua Saudara, Kecamatan Seberang Ulu II Palembang ini, mengalami luka tembak di bagian pinggang belakang sebelah kanan. Korban pun langsung dibawa oleh warga sekitar ke rumah sakit Muhammadiyah Palembang, untuk mendapati perawatan medis.

Ditemui di RS Muhammadiyah Palembang, korban mengatakan ketika itu dirinya sedang berdiri di pinggir jalan usai membuka kios dagangnya.

BACA  Anniversary ke-1 Tahun, Community Crypto ID Edukasi dam Ajak Masyarakat Menabung di Crypto

“Tapi tiba-tiba ada bunyi keras, terus saya langsung terkapar. Memang sedang ada masalah dengan orang, karena selisih omongan. Tapi yang nembak ini saya tidak tahu orangnya,” singkat korban.

Sementara dari pihak kepolisian Polrestabes Palembang, yang di pimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Haris Dinzah, setelah mendapati adanya kejadian tersebut, langsung mendatangi lokasi kejadian, untuk lakukan olah TKP, mencari keterangan saksi dan mengecek CCTV.

Berdasarkan data yang dihimpun, kronologis kejadian bermula ketika korban baru selesai membuka kios dagang ayamnya. Lalu tiba-tiba datang dua orang tak dikenal berboncengan dengan sepeda motor Honda Vario warna putih.

BACA  Ukur Kepercayaan Masyarakat Terhadap Polres, Unsri dan Biro Rena Polda Lakukan Survey di Muara Enim

Ketika itu juga, pria yang duduk dibelakang motor turun dan langsung menembakkan senjata api kearah pinggang belakang korban. Setelah itu, para pelaku kabur meninggalkan korban di lokasi kejadian.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Harryo Sugih Hartono, melalui Kasat Reskrim AKBP Haris Dinzah, membenarkan adanya peristiwa kejadian penembakan tersebut.

“Ya mas, memang ada peristiwa itu. Saat ini kasus tersebut sedang kita lakukan penyelidikan mendalam,” ungkap AKBP Haris Dinzah, dikonfirmasi singkat melalui WhatsApp pribadinya. (Ndre)