Massa Pose RI dan MMK Gelar Aksi Solidaritas Dukung KPK

Kriminal957 Dilihat

PALEMBANG|PencanangNews.com- Sebanyak ratusan massa tergabung dalam lembaga Masyarakat Anti Korupsi, Pose RI, dan Masyarakat Miskin Kota (MMK) menggelar aksi solidaritas untuk mendukung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di simpang lima DPRD Provinsi Sumsel, Selasa (10/10/2023) pagi.

Dalam aksi tersebut massa
sambil membawa Spanduk bertuliskan “Save KPK dari para mafia koruptor yang ingin mengamputasi KPK”, “Segera periksa dan tahan mantan menteri Mentan”, dan “Teruslah bekerja KPK kami rakyat di belakangmu”.

 

Aksi tersebut dikoordinatori oleh Arifin Kalender bersama Yan Coga Garda terdepan (Gardafi) Sumsel berlangsung aman dan lancar dengan dikawal juga oleh pihak Kepolisian dari Polrestabes Palembang dan Polsek IB I.

BACA  Gegara Nyabu, Man Pesek Cari Mangsa di Jembatan Ogan

“Kita tetap mendukung apapun yang dilakukan oleh pimpinan KPK khususnya lima unsur pimpinan KPK untuk tetap memberantas korupsi,” ujar Arifin Kalender saat diwawancarai , Selasa (10/10).

Bisa kita lihat saat ini, sambung Arifin bahwa para mafia koruptor merasa risih sehingga mereka bersatu untuk melemahkan, mengamputasi KPK saat ini itu yang terjadi. “Kita tetap sebagai masyarakat Indonesia khususnya sumatera selatan (Sumsel) tetap mendukung Ketua KPK Firli Bahuri dan kawan – kawan untuk tetap memberantas korupsi, apapun isu yang terjadi dan terus melakukan OTT apabila terjadi OTT, terus berantas koruptor selamanya,” tegasnya.

BACA  Polsek Ilir Timur II Palembang, Amankan 3 Pelaku Pembobolan Rumah Warga

Lanjut Arifin Kalender mengatakan, terkait isu foto KPK bersama Menteri Pertanian bahwa semua orang bisa berfoto bersama siapapun. “Ini sah saja, dan saat difoto tidak berdua saja tetapi berempat dan itu di crom sehingga menjadi isu yang melebar dan sengaja dihembuskan oleh pihak – pihak yang tidak bertanggung jawab,” katanya.

Dalam aksi dilakukan hari ini sedikitnya ada 200 massa yang mendukung KPK. “Kita harapkan KPK tetap bekerja bekerja bekerja memberantas korupsi di Indonesia,”tutupnya. (Ndre)