Pengurus Baru KKSS Sumsel Dilantik, Syamsudin Siapkan Program Lima Tahun dan Perluasan Organisasi

Berita, Palembang41 Dilihat

PALEMBANG | Pencanangnews.com — Kepengurusan baru Badan Pengurus Wilayah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPW KKSS) Sumatera Selatan periode 2026–2031 mulai menjalankan agenda organisasi setelah resmi dilantik, Kamis (24/9/2026).

Pelantikan tersebut sekaligus dirangkaikan dengan Musyawarah Kerja Wilayah (Mukerwil) yang menjadi forum untuk menyusun arah kebijakan dan program kerja KKSS Sumsel selama lima tahun ke depan.

Ketua BPW KKSS Sumsel H. Syamsudin, S.H., M.H., mengatakan kepengurusan baru akan terlebih dahulu melakukan penyelarasan berbagai masukan dari daerah sebelum menetapkan program prioritas organisasi.

Menurutnya, kebutuhan warga Sulawesi Selatan di setiap daerah tidak selalu sama. Karena itu, program kerja perlu disusun berdasarkan kondisi serta kapasitas organisasi.

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik. Selanjutnya, kami akan menyusun program kerja untuk lima tahun ke depan dengan menyesuaikannya pada kapasitas dan kewenangan organisasi,” kata Syamsudin.

Selain menyusun program kerja, KKSS Sumsel juga akan memperluas jangkauan organisasi. Salah satu target yang disiapkan adalah membangun kepengurusan di seluruh 17 kabupaten dan kota di Sumatera Selatan.

Syamsudin menyebut organisasi telah terbentuk di sejumlah daerah. Namun, masih ada warga Sulawesi Selatan yang belum terdata atau belum terhubung dengan KKSS.

BACA  Diduga Oknum Pejabat PUPR Muara Enim Jarang Ngantor

Karena itu, pengurus wilayah akan melakukan pendataan dan turun langsung ke sejumlah daerah untuk memetakan keberadaan warga Sulawesi Selatan.

“Kami akan terus turun ke daerah untuk mendata warga Sulawesi Selatan yang belum terjangkau organisasi. Harapannya, setelah data tersebut terkumpul, KKSS dapat membentuk kepengurusan di seluruh 17 kabupaten dan kota di Sumatera Selatan,” jelasnya.

Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat komunikasi internal organisasi sekaligus memastikan keberadaan KKSS dapat dirasakan oleh warga di berbagai wilayah.

Di sisi lain, KKSS Sumsel juga membuka ruang kerja sama yang lebih luas dengan pemerintah daerah dan elemen masyarakat lainnya.

Syamsudin menegaskan bahwa warga Sulawesi Selatan yang tinggal dan beraktivitas di Sumatera Selatan merupakan bagian dari masyarakat daerah.

“Kami yang berasal dari Sulawesi Selatan dan menetap di Sumatera Selatan merupakan bagian dari masyarakat di daerah ini. Karena itu, kami akan terus membangun kerja sama dan mendukung berbagai program pemerintah, baik di tingkat pusat maupun provinsi,” ujarnya.

BACA  SKABIGA SPARDHA 2026 Ditutup, Disdik Sumsel Apresiasi Pembinaan Karakter Siswa

Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menyambut keberadaan kepengurusan baru tersebut. Ia berharap KKSS dapat terus menjadi wadah yang memperkuat silaturahmi dan hubungan kekeluargaan warga Sulawesi Selatan di Sumatera Selatan.

“Pelantikan pengurus baru KKSS Sumsel diharapkan semakin mempererat hubungan kekeluargaan dan meningkatkan silaturahmi antarwarga Sulawesi Selatan yang berada di Sumatera Selatan,” ujar Herman Deru.

Menurut Herman Deru, peran KKSS tidak hanya berkaitan dengan hubungan kekeluargaan, tetapi juga dapat menjadi bagian dari upaya membangun sinergi dengan pemerintah daerah.

Sementara itu, Mukerwil menjadi bagian penting dalam menentukan arah organisasi. Berbagai gagasan dan rencana kegiatan yang muncul dalam forum tersebut akan menjadi bahan dalam penyusunan program kerja periode 2026–2031.

Syamsudin berharap seluruh keluarga besar KKSS dapat menjaga kekompakan dan memperkuat persaudaraan, sekaligus terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Sumatera Selatan.

“Harapan kami, seluruh keluarga besar KKSS tetap menjaga kekompakan, mempererat persaudaraan, dan dapat terus diterima serta memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya di Sumatera Selatan,” pungkasnya.

(Hanny)