Penyalahgunaan BBM, Ditreskrimsus Polda Sumsel Ringkus Sopir Dan Oknum Operator SPBU

Polda Sumsel616 Dilihat

PALEMBANG|PencanangNews.com – Ditreskrimsus Polda Sumsel Subdit IV Tipidter berhasil meringkus sopir dan seorang operator SPBU atas kasus penyelewengan BBM solar.

Keduanya Tersangka bernama HC (35) yang berperan sebagai sopir dan IZ (24) operator SPBU keduanya diamankan
di salah satu SPBU dijalan Tanjung Api-api, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Sunarto didampingi Kasubdit IV Tipidter Ditreskrimsus, AKBP Bagus Suryo Wibowo mengatakan, tersangka menggunakan mobil box yang didalamnya bermuatan Baby Tedmond kapasitas 1000 liter.

“Tersangka HC menggunakan mobil box untuk mengisi baby tank yang dimodifikasi secara berulang-ulang di SPBU tersebut. Ketika anggota Ditreskrimsus melakukan penyelidikan disana, ditemukan ada mobil yang mencurigakan yang sedang mengisi BBM secara berulang, ” ujar Sunarto saat press release, Selasa (9/1/2024).

BACA  Jelang Operasi Ketupat, Wakapolda Sumsel Kawal Transformasi Polri dan Stabilitas Kamtibmas

HC menggunakan barcode My Pertamina yang dibeli dari rekannya sesama sopir untuk kemudian datang mengisi BBM solar.

“Ada yang menyuruh HC melakukan pengisian berulang-ulang menggunakan barcode My Pertamina atas perintah HD yang masih buron, ” katanya.

Ia mendapat upah dari HD sebesar Rp 250 ribu untuk pengisian BBM 1000 liter.

Selain itu tersangka HC juga bekerjasama dengan IZ seorang operator SPBU agar diperbolehkan mengisi BBM solar secara berulang.

“Tersangka kerjasama dengan IZ dengan memberikan bayaran Rp 20 ribu kepada karyawan SPBU tersebut ketika HC mengisi 100 liter BBM,” sambungnya.

Kasubdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Sumsel AKBP Bagus Suryo Wibowo mengatakan, tersangka IZ turut serta membantu HC mempermudah pengisian BBM meski menggunakan barcode yang sama.

BACA  Kapolda Sumsel Serahkan Penghargaan Dari Kapolri Kepada Bupati Pali

“Barcode yang harusnya digunakan satu pelat kendaraan, digunakan tersangka HC berulang-ulang. Dan ini sebenarnya sudah diketahui oleh IZ jadi diantara mereka sudah ada kerjasama, sudah jadi modusnya,” ujar Bagus.

Tidak menutup kemungkinan pihaknya akan mengembangkan kasus dengan mencari tersangka lain.

“Termasuk dimana saja tersangka HC mengisi BBM. Kami akan melakukan penyelidikan lebih lanjut,” katanya.

Polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu mobil box Mitsubishi Colt warna hitam BG 1158 JO yang didalamnya berisi baby tedmond 1000 liter yang sudah terisi BBM solar 268 liter, 24 lembar barcode My Pertamina, mesin pompa, dan dua buah selang. (Ndre)