PALEMBANG|PENCANANGNEWS.COM-Polrestabes Palembang memperkuat sinergi dengan masyarakat melalui kegiatan tatap muka bersama Sabuk Kamtibmas Polsek Seberang Ulu (SU) II Palembang, Rabu (2/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Mapolsek SU II Polrestabes Palembang, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Lorong Gumay, Kelurahan 14 Ulu, Kecamatan SU II, tersebut dihadiri sekitar 150 anggota organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh adat, serta tokoh masyarakat di wilayah Kecamatan SU II Palembang.
Kapolrestabes Palembang tidak dapat hadir secara langsung dan diwakili Kabagops Polrestabes Palembang AKBP Budi Santoso, S.Sos. Turut hadir Kapolsek SU II Palembang Kompol Dedi Rahmat Hidayat, S.H., Wakapolsek SU II AKP Misran, jajaran personel Polsek SU II, Plt Camat SU II Oscar, S.Sos., M.Si., serta unsur TNI dan masyarakat.
Sejumlah unsur masyarakat yang hadir antara lain perwakilan Pemuda Pancasila, Pemuda Panca Marga (PPM), Banser Nahdlatul Ulama, Paguyuban Serang Banten, Paguyuban Pajajaran Siliwangi Nusantara, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh adat dan tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Kapolsek SU II Palembang Kompol Dedi Rahmat Hidayat menyampaikan permohonan maaf Kapolrestabes Palembang yang belum dapat hadir secara langsung karena tengah menyambut Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri yang melakukan kunjungan kerja di Kota Palembang.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya melanjutkan program yang telah berjalan sebelumnya sekaligus mempererat silaturahmi antara kepolisian dan masyarakat.
Ia juga berharap keberadaan Sabuk Kamtibmas dapat menjadi mitra strategis kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.
“Sabuk Kamtibmas diharapkan dapat terus bekerja sama dengan Polsek SU II, termasuk membantu menjaga situasi kamtibmas apabila sewaktu-waktu terjadi kekurangan atau pergeseran personel,” ujar Dedi dalam kegiatan tersebut.
Sementara itu, Kabagops Polrestabes Palembang AKBP Budi Santoso mengapresiasi Polsek SU II yang telah menggelar pertemuan tersebut. Ia menegaskan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat bukan hanya untuk melakukan penindakan, tetapi juga menyelesaikan persoalan dan membangun komunikasi bersama warga.
“Kehadiran Polsek di tengah masyarakat diharapkan dapat menjadi sarana untuk memecahkan berbagai persoalan dan membangun kerja sama yang baik dengan masyarakat,” ujarnya.
Budi juga menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan wilayah yang aman, nyaman dan kondusif. Salah satu target yang didorong adalah terwujudnya kondisi zero konflik, khususnya di wilayah Kecamatan SU II.
Menurutnya, upaya menjaga keamanan harus dimulai dari lingkungan terkecil. Peran keluarga, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta organisasi kemasyarakatan dinilai sangat penting dalam mencegah berbagai gangguan keamanan.
Ia secara khusus mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi anak-anak agar tidak terlibat dalam aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban umum, seperti tawuran antarpelajar dan balap liar.
“Untuk mencegah hal-hal tersebut, kita mulai dari lingkungan kita terlebih dahulu. Peran ibu-ibu dan keluarga juga sangat penting dalam menjaga anak-anak dari pengaruh negatif, termasuk tawuran dan balap liar,” katanya.
Selain penyampaian arahan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang dialog antara kepolisian dan masyarakat. Sejumlah persoalan kamtibmas dibahas, mulai dari kemacetan lalu lintas di Simpang Tiga Jembatan Musi IV dan Jalan Jaya, pemanfaatan kamera pengawas (CCTV) dalam mendukung pengungkapan tindak pidana, hingga persoalan tawuran antarpelajar.
Plt Camat SU II Palembang Oscar turut mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia berharap Sabuk Kamtibmas dapat semakin aktif membantu kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kecamatan SU II.
Selain persoalan kamtibmas, ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama melakukan pencegahan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 16.25 WIB tersebut diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan pembacaan doa. Setelah rangkaian sambutan dan dialog, kegiatan ditutup dengan foto bersama sekitar pukul 17.40 WIB.
Melalui pertemuan tersebut, Polrestabes Palembang berharap komunikasi antara kepolisian dan masyarakat dapat terus terjaga. Sabuk Kamtibmas juga diharapkan mampu menjadi mitra preventif dalam mendeteksi potensi gangguan keamanan sejak dini serta menyampaikan informasi kepada kepolisian.
Dengan kolaborasi lintas elemen tersebut, upaya menciptakan lingkungan yang aman, nyaman dan kondusif di Kecamatan SU II Palembang diharapkan dapat semakin optimal. (Min)






