Silaturahmi Ziarah dan Doa Bersama, Timur Kiemas Dengan Keluarga di Desa Tanjung Raman Muara Enim

Kriminal779 Dilihat

MUARA ENIM| PencanangNews.Co.Id- Timur Kiemas pulang kampung ke desa Tanjung Raman muara Enim ,tepat nya di rumah kediaman bapak almarhum muhammad Taufiq kiemas.

kedatangan Timur Kiemas untuk bersilahturahmi, sekaligus berziarah memanjatkan doa bagi leluhur.

Desa Tanjung Raman muara Enim ini merupakan tanah kelahiran bapak Alhamhum taufiq kiemas

Seperti diketahui Timur kiemas merupakan anak dari almarhum dusi kiemas.

Kegiatan pada Kamis (25 /11/2021) pagi dengan mengunjungi makam para leluhur Melintasi sungai lematan dengan berjalan perkebunan menyisiri hutan untuk berziarah ke makam syeh tuan angkasa keramahtuan yang dikenal sebagai salah satu penyebar agama Islam pertama di Sumsel.

BACA  Sat Poair Porestabes Palembang Evakuasi Sesosok Mayat Tak Dikenal

Terdapat tiga makam yang berdekatan dengan makam syeh tuan angkasa yakni keluarga termasuk makam istrinya.

Ziarah kubur juga dilakukan Timur Kiemas bersama rombongan ke makam keluarga di pemakaman umum pinggir jalan dekat desa Tanjung Raman muara Enim.

Selanjutnya dimalam harinya, tepat Jumat malam , dilakukan Silahturahmi dan doa bersama warga desa dalam acara tersebut
turut dihadiri habib Usman Alkaff dari palembang.

“Dalam tausiahnya, mengajak agar kita semua senang tiasa mensuri tauladani nabi Muhammad SAW, pada kehidupan sehari-hari yang di mulai dari kebiasaan sehari-hari seperti makan dan minum menggunakan tangan kanan masuk rumah dengan kaki kanan, terlihat sepele namun jika kita laksanakan sehari-sehari semuanya akan penuh bermakna,”tutur habib Usman Alkaff.

BACA  Muba Taati Aturan, Patuhi Kebijakan Pemerintah Pusat

Bagi yang telah meninggal dapat diampuni dosanya dan ditempatkan di surga,dan yang masih hidup dapat dilancarkan urusan di dunia
Semoga hubungan silahturahmi antar warga di desa Tanjung Raman muara enim dapat terus terjaga”katanya.

Masih dikatakan ,Timur Kiemas mengajak sepuh dan keluarga tanjung berdoa untuk para leluhur nya agar kita mengingat sejarah perjuangan. Artinya jas merah jangan melupakan sejarah para leluhur,”tutupnya. (Ndre)