BBPOM Palembang Lakukan Intensifikasi Pengawasan Kosmetik Tanpa Izin Edar

BPOM35 Dilihat

PALEMBANG|PencanangNews.com – Intensifikasi pengawasan kosmetik Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Palembang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia bertujuan mengedukasi masyarakat dari penggunaan kosmetik yang berbahaya dan juga berdampak pada ekonomi Nasional.

Hal tersebut diungkapkan saat konferensi pers yang digelar di kantor BBPOM Palembang, Kamis (29/2/22024).

Dalam kesempatan ini, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Balai Besar POM Palembang Tedy Wirawan Msi Apt mengungkapkan, hari ini BBPOM Palembang melakukan Intensifikasi pengawasan kosmetik khusus pada klinik kecantikan.

“Untuk tahun ini dilaksanakan pada tanggal 19 Februari hingga 23 Februari 2024 lalu yang kita laksanakan di tiga kabupaten kota yakni Palembang, OKI dan OKU Timur. Jumlah sarana yang kita lakukan pengawasan sebanyak 28 klinik kecantikan. Tujuh diantara sarana ditemukan kosmetik yang tidak memenuhi standar berjumlah 26 item (424 pasang) yang terdiri parfum, whitening cream racikan, facial wash, body lotion dan serum. Itu semuanya tanpa izin edar, kami tidak menemukan bahan terlarang atau yang kadaluarsa,” ungkap Tedy.

Tedy menuturkan, jika dinilai secara ekonomi yakni Rp.39.304.000,-. Untuk pemilik sarana pihaknya akan memberikan pembinaan dan peringatan untuk memusnahkan produk tersebut karena tidak boleh beredar.

“Jika periode berikutnya kami temukan lagi akan kami proses sesuai undang- undang kesehatan dan akan ada ancaman pidana,” pungkasnya. (Hanny)