BPR Sumsel Ikut Ambil Bagian dalam Operasi Pasar Murah di Sukawinatan

Berita, Palembang114 Dilihat

Palembang | Pencanangnews.com | 17 Maret 2026 – Dalam rangka bulan suci Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menggelar Operasi Pasar Murah (OPM) yang dipusatkan di kawasan TPA Sukawinatan, Palembang, Selasa (17/3/2026).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Gubernur Sumatera Selatan, Cik Ujang, dan turut dihadiri Ketua TP PKK Sumsel, Feby Lustia Deru, serta sejumlah pejabat terkait seperti Dinas Perdagangan, Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel, dan Deputi Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Selatan.

Ribuan warga Kota Palembang tampak memadati lokasi kegiatan sejak pagi hari untuk mendapatkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Berbagai komoditas yang dijual di antaranya beras, cabai merah keriting, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, hingga ayam potong.

BACA  Tak Hanya KDRT, Gusti Dilaporkan ke Polda Sumsel Atas Kasus Zinah dan Laporan Palsu

Operasi pasar murah ini merupakan bentuk intervensi pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang hari besar keagamaan.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) dan Bank Perekonomian Rakyat Daerah Sumsel yang turut berpartisipasi dengan membuka tenant cabai merah keriting.

BACA  Jelang Kunjungan Kapolri, Polda Sumsel Perkuat Program Riil untuk Masyarakat

Direktur Utama BPR Sumsel, Hendera menyampaikan bahwa keikutsertaan pihaknya merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga pangan sekaligus membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

“Melalui partisipasi ini, kami berharap dapat membantu meringankan beban masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok selama bulan Ramadhan hingga menjelang Idul Fitri,” ujarnya.

Dengan adanya Operasi Pasar Murah ini, diharapkan inflasi daerah dapat terkendali serta daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah meningkatnya kebutuhan menjelang hari raya.