Diduga Pekerjaan Proyek Abal-abal Pihak Perkim Muara Enim Tidak Singkron

Sumsel91 Dilihat

Muara Enim,Pencanangnews.co.id- Sementara berkembang opini kalau pelaksanaan proyek pembangunan APBD Kabupaten Muara Enim tahun 2020 sedang dalam proses. Namun masyarakat pemerhati pembangunan dan pihak kontraktor Kabupaten Muara Enim dihebohkan dengan sudah berjalannya pelaksanaan proyek Penunjukan langsung dari Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman, rehab kantor Perusahaan Daerah Sarana Pembangunan Muara Enim tahun 2020 dengan besar Rp 146.100.000.00,- ( Seratus Empat Puluh Enam Juta Seratus Ribu Rupiah) oleh CV Jangga Praja, sebagaimana papan proyek yang berada dilokasi Proyek.

Namun janggalnya, setelah ditelusuri, Dari Dinas Perumahan Dan Kawasan Pemukiman (PERKIM) Kabupaten Muara Enim mengelak kalau proyek tersebut dari Dinas Perkim.

Hal ini disampaikan Erwan Setiawan waktu dikonfirmasi awak media melalui pesan WA, Kamis (12/03/2020)

Dikatakan Erwan, dirinya tidak perna tahu dengan pekerjaan proyek tersebut.

” Konfirmasi saja ke mereka, aku tidak perna tahu paket itu dan setahu saya tidak ada di Dinas Perkim ” Tulis Erwan.

BACA  Ketum IWO Ikut "Ngopi" di Kompas TV

Terkait permasalahan ini, Ketua Gabungan Pengusaha Konstruksi Seluruh Indonesia (GAPENSI) Imam Mahmudi juga menyesalkan adanya pelaksanaan pekerjaan proyek Penunjukan langsung tersebut. Karena kata Imam setahu dia sebagai Ketua Gapensi belum ada satupun pelaksanaan proyek fisik yang dilaksanakan oleh Dinas dinas di Kabupaten Muara Enim. Mana lagi lanjut Imam, perusahaan yang mengerjakan proyek tersebut tidak terdaftar di Gapensi Muara Enim. Dirinya juga menegaskan, akan mempersoalkan permasalahan ini.

Imam juga menyikapi, sementara pihak kontraktor Muara Enim sedang menunggu, namun diam diam sudah ada pekerjaan proyek yang dilaksanakan. Hal ini jelas akan bikin gaduh.

Sementara itu, dari hasil Tim investigasi Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Muara Enim langsung kelokasi, Kamis (12/03/2020) yang menugaskan Zulkarnain dan Ali (muaraenimnews.com), membenarkan kalau ada aktivitas pelaksanaan proyek dimaksud. Hanya saja kata Ali, sebelunnya posisi papan proyek ditempatkan didepan lokasi proyek, namun waktu mereka tiba dilokasi, papan proyeknya sudah dicopot, sudah tersembunyi dibelakang.

BACA  Enam Tahun Buron, Jumadi Berhasil Ditangkap Anggota Polsek SU I Palembang

” Ada apa,papan proyek dicopot ” Ali menanyakan.

Ali juga menerangkan kalau kantor Perusda yang akan dibangun sedang dilaksanakan mengingat kondisi kantor Perusda tersebut sudah dibongkar.

Terpisah. M Ary Asnawi dari Lembaga Advokasi Rakyat Merdeka Gerakan Anti Korupsi Kabupaten Muara Enim (LARM – GAK) sangat menyayangkan adanya kegaduhan ini. Seharusnya kata Awi masing masing pihak bisa menahan diri untuk saling menghormati. Kalau proyek tidak jelas seperti ini, patut dicurigai ada oknum oknum yang kongkolingkong. Dirinya juga meminta kepada pihak yang berkompenten untuk menelusuri pelaksanaan proyek tersebut. Karena menurut Awi kalau tidak ada pihak yang bertanggung jawab disinyalir ada perbuatan pdngrusakan pasitas milik daerah.

” Kami minta pihak pihak yang berkompenten untuk menelusuri permasalahan ini, kalau ada perbuatan melawan hukum segera ditindak lanjuti ” Pungkas Awi.(Karel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.