Diejek Korban, Memed Tega Habisi Nyawa Teman Sendiri

Kriminal795 Dilihat

PALEMBANG|PencanangNews.co.id – kurung waktu 12 jam pelaku pembunuhan di kelurahan silaberanti palembang berhasil diamankan unit pidum dan Tekab134 Satreskrim Polrestabes Palembang.

Pelaku yakni Medi Chandra alias Memed (23) warga jalan Jalan A Yani Lorong Kenari, kecamatan seberang ulu I palembang.

Kejadian tersebut terjadi di lorong Jl A Yani Lorong Kenari, tepatnya di belakang Hotel Maqdis sekitar pukul 02:00 WIB, Minggu (6/2/2022).

Korban yakni Adi Kurnia (20) yang tinggal di sekitar lokasi kejadian. Adi meninggal dunia di RSUP Muhammad Hoesin dengan mengalami 24 luka tusukan.

Sekitar pukul 13:00 WIB, Unit Pidum dan Tekab 134 Satuan Reskrim Polrestabes Palembang berhasil menangkap Medi yang kabur ke wilayah SP Padang, OKI.

BACA  Pajero Sport Dan Truck Cold Diesel Alami Kecelakaan di Simpang 4 Bandara SMB II

“Dia ini duel sama temennya. Korban meninggal dunia di Rumah Sakit usai kejadian, dengan 24 luka tusukan, ” ujar Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi didampingi Kanit AKP Robert Sihombing.

Tri menjelaskan, motif kejadian yakni bermula ketika korban dan pelaku sedang nongkrong berdua di dalam Lorong sekitar tempat tinggal mereka. Korban dan pelaku sedang dalam pengaruh alkohol.

“Keduanya dalam pengaruh alkohol, menurut keterangan pelaku dia diejek oleh oleh korban dibully lalu cek-cok. Karena pelaku kesal terjadilah perkelahian itu, ” jelasnya.

BACA  Terdampak Covid-19, Bantuan Gubernur Disalurkan Oleh Anggota Projo Sumsel Kepada Masyarakat

Disela-sela perkelahian tersangka mengeluarkan pisau dan membacok korban berkali-kali. Duel senjata tajam antara korban dan pelaku tak terelakkan.

“Dua-duanya sudah pegang sajam masing-masing sudah bawa, ” katanya.

Pelaku diamankan kurang dari 12 jam, Medi kabur ke SP Padang Kabupaten OKI.

“Pelaku kabur ke OKI dan langsung kami ringkus, ” katanya.

Sedangkan pelaku Medi mengaku kesal karena korban sering mengejeknya.

Dalam duel tersebut, Medi juga mengalami luka ditangan kanannya akibat menangkis sabetan senjata tajam. (Ndre)