GALAKSI Sumatera Selatan Kejar Dugaan Penyimpangan Dana BOS SMAN 2 Plus Banyuasin III

Kriminal246 Dilihat

PALEMBANG|PencanangNews.com-Terkait adanya dugaan penyimpangan dana BOS pada salah satu sekolah menengah atas di kabupaten Banyuasin. Ketua Gerakan Tolak Korupsi Sumatera Selatan angkat bicara. Dihubungi melalui telepon. Sabtu (10/2/24) Dasri NH M.Si mengatakan,”kami sudah cukup lama melakukan investigasi terkait dugaan penyimpangan Dana BOS di SMAN 2 Plus Banyuasin III, saat ini tim kami sudah mengumpulkan data dan informasi terkait dugaan tersebut,”ungkapnya.

 

Setelah data dan informasi didapatkan, kami jadikan laporan pengaduan yang rencananya tanggal 21 Februari nanti kami bawa ke Kejaksaan Agung di Jakarta,”tambahnya.

Disinggung data apa saja yang sudah didapatkan, Dasri memberikan sedikit bocoran. Penggunaan Dana BOS tahun 2020, 2021, 2022 tahap 1, 2 ,3 dan Dana BOS 2023. Dengan rincian sebagai berikut: Tahun 2020 tahap 1 Rp 193.500.000 tahap 2 Rp 258.000.000 tahap 3 Rp 183.150.000 tahun 2021 tahap 1 Rp 183.150.000 tahap 2 Rp 244.200.000 dan tahap 3 Rp 209.700.000 kemudian tahun 2022. tahap 1 Rp 209.700.000 tahap 2 Rp 279.600.000 tahap 3 Rp 209.700.000
terakhir tahun 2023 tahap 1 Rp389.250.000 dan pada tahap 2 sebesar Rp 389.250.000,”ungkapnya.

BACA  Pimpin Apel Pemberangkatan PAM TPS, Kapolda Sumsel Irjen A Rachmad Wibowo : Laksanakan Tugas Secara Profesional dan Tanggungjawab.

Tokoh pemuda dan juga aktivis anti korupsi Sumatera Selatan ini menegaskan, “setelah laporan kami sampaikan dan ditelaah tim Kejaksaan Agung. Kami siap mengawal jika tim Kejaksaan Agung akan turun ke Sumatera Selatan untuk mengembangkan dugaan penyimpangan ini ke tahap selanjutnya”.

Dugaan penyimpangan dana untuk pendidikan merupakan kejahatan yang tidak boleh ditolerir, bukan tidak mungkin sekolah nanti malah melahirkan generasi penerus yang koruptif akibat ulah oknum di dunia pendidikan. Mau jadi apa bangsa ini jika kebutuhan dasar rakyat anggarannya diselewengkan,”jelasnya.

BACA  Kms.H.Abdul Halim Ali Serahkan Bantuan Beras 10 Ton Melalui Kapolda Sumsel

Dihubungi via nomor ponsel 0852-73xxxx35 Kepala Sekolah SMAN 2 Plus Banyuasin III (Yrl) mengatakan,” saya mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang ada perhatian dan pengawasan kepada sekolah saya. Semua masyarakat mempunyai hak untuk pengawasan. Saya sebagai manusia biasa sudah berbuat maksimal dalam bekerja, bila dilaporkan berarti itu atas izin Allah. Saya tidak menyalahkan yang melaporkan karena mereka punya hak,”tuturnya. (RL)