Heboh, Warga Temukan Sesosok Mayat Pria di Kawasan Pulau Kemaro

Kriminal824 Dilihat

PALEMBANG|PencanangNews.Co.Id- Warga di buat heboh Penemuan mayat mengapung disekitar perairan Pulau Kemaro Sungai Musi Palembang, Minggu (8/8/2021) sekira pukul 15.45 WIB.

Piket Satpolair Polda Sumsel dan Piket Patroli, Gakkum Polairud Polrestabes Palembang yang menerima laporan dari masyarakat langsung melakukan pencarian SAR.

Diketahui identitas mayat bernama Musidin (34) warga Lorong Kuto RT 14 RW 2 Kelurahan 12 Ulu Kecamatan SU II Palembang, yang tertera pada KTP yang ditemukan dikantong celana. Jenazah korban sudah di evakuasi ke pelabuhan boom baru kemudian diterima Unit Identifikasi Polrestabes Palembang untuk dibawa ke RS Bhayangkara Palembang.

BACA  Daftar Squad Pemain Tim Sepakbola Putri Mura Sudah Ada Namun Belum Seleksi

Informasi dihimpun, ciri ciri korban jenis kelamin laki-laki, menggunakan baju kaos berwarna hijau, menggunakan celana panjang berwarna coklat muda, perawakan sedang dan tinggi sekira 160 cm.

Pada hari Minggu tanggal 8 Agustus 2021 sekira jam 12.55 WIB, piket Polairud Polrestabes Palembang mendapatkan informasi dari masyarakat TB. Mandiri Tanggo 1 via VTS Navigasi Palembang pada pukul 12.45 WIB, TB. Mandiri Tanggo 1 kemudian menghubungi VTS Navigasi lalu VTS Navigasi melaporkan ke piket KSOP PALEMBANG dan meneruskan ke piket patroli dan Gakkum Polairud Polrestabes Palembang.

Pada pukul 15.45 WIB piket Patroli dan Gakkum Polairud Polrestabes Palembang mendapatkan info dari masyarakat pulau Kemaro bahwa di sekitar pulau Kemaro Sungai Musi Palembang ada mayat yang terapung, kemudian personil Polairud Polrestabes Palembang melakukan SAR dan evakuasi mayat.

BACA  Diduga Ilegal, 7 Pengusaha Kayu Dipanggil Polisi

Kasat Pol Airud Polrestabes Palembang, Kompol Dedi Ardiansyah membenarkan adanya penemuan mayat. “Mayat adalah berjenis kelamin laki-laki, pemeriksaan awal tidak di temukan tanda tanda kekerasan pada tubuh mayat,” katanya.

Lanjutnya, untuk diperiksa lebih lanjut mayat sudah di evakuasi ke RS Bhayangkara Palembang. “Sudah dibawa ke RS Bhayangkara untuk divisum,” tutupnya. (Ndre)