PALEMBANG | Pencanangnews.com — Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, Ir. H. Affan Prapanca, M.T., menyambut hangat kunjungan kerja Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamen Dikdasmen), Prof. Atip Latipulhidayat, SH., LL.M., Ph.D, pada peresmian hasil revitalisasi satuan pendidikan se-Kota Palembang yang dipusatkan di SMAN 21 Palembang, Rabu (25/2).
Dalam kesempatan itu, Affan Prapanca menyampaikan apresiasi mendalam atas komitmen pemerintah pusat melalui Kementerian Dikdasmen dalam meningkatkan infrastruktur pendidikan di Bumi Sriwijaya.
Pesan Wamen Dikdasmen: Efisiensi Anggaran dan Integritas Data
Dalam arahannya, Prof. Atip Latipulhidayat menegaskan pentingnya efisiensi anggaran melalui skema swakelola, yang dinilai mampu meningkatkan jangkauan renovasi sekolah secara nasional.
“Dengan swakelola, muncul sense of responsibility dari pihak sekolah. Namun, kami melarang kepala sekolah masuk dalam kepanitiaan teknis untuk menjaga objektivitas,” ujarnya.
Wamen juga menekankan pentingnya kejujuran dalam pengisian data Dapodik.
“Jangan sampai demi akreditasi, ruangan rusak dilaporkan bagus. Kejujuran adalah fondasi pendidikan. Saya minta Kepala Dinas dan Kepala Sekolah memastikan akurasi data agar bantuan tepat sasaran,” tegasnya.
Dukungan Penuh Pemerintah Kota Palembang
Walikota Palembang, Drs. H. Ratu Dewa, M.Si, yang turut hadir, menyatakan kesiapan Pemerintah Kota Palembang dalam mengawal program tersebut. Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah pusat dan daerah adalah kunci keberhasilan pembangunan SDM.
“Kami berterima kasih atas perhatian besar Bapak Wamen dan Presiden. Pemkot Palembang berkomitmen memastikan fasilitas yang telah direvitalisasi ini dijaga dengan baik dan memberikan dampak langsung bagi kenyamanan belajar siswa,” ujar Ratu Dewa.
Rincian Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2025
Kadisdik Palembang memaparkan bahwa pada tahun anggaran 2025, sebanyak 29 satuan pendidikan di Kota Palembang akan menerima bantuan revitalisasi, terdiri dari:
3 lokasi Taman Kanak-Kanak (TK)
19 lokasi Sekolah Dasar (SD)
7 lokasi Sekolah Menengah Pertama (SMP)
Untuk rencana 2026, pihaknya masih menunggu hasil survei dari Tim Pusat.
“Harapan kami, pelaksanaan di lapangan tetap mengacu pada aturan yang berlaku serta mengedepankan kualitas mutu yang baik,” ujar Affan Prapanca.
Sejalan dengan Target Nasional
Program revitalisasi ini mendukung target besar pemerintah pusat untuk meningkatkan jangkauan renovasi hingga 71.000 sekolah secara nasional, sehingga tercipta lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bermutu bagi generasi penerus bangsa.*






