PALEMBANG|PencanangNews.Co.Id -Kecanduan bermain judi slot, Febry Perdana warga Jalan KI Meragon, Kelurahan Kertapati, Kecamatan Kertapati nekat mengambil uang ATM milik bibinya sendiri hingga Rp 38 juta.
Atas kejadian yang dialaminya tersebut korban Mala Yanti (48) warga Jalan Harapan Jaya Perum Griya Pelangi, Kelurahan Kalidoni, Kecamatan Kalidoni melaporkan kejadian tersebut hingga tersangka ditangkap di rumah korban tidak lama usai koban membuat laporan.
Diketahui kejadian itu terjadi pada Kamis (23/9) pukul 13.00 WIB.
Kapolsek Kalidoni AKP Irwan Sidik didampingi Kanit Reskrim Ipda Mus Taufiq mengatakan, kejadian itu baru diketahui korban setelah mengecek isi di ATM nya habis hingga korban melapor ke Polsek Kalidoni.
“Awalnya korban tidak mengetahui siapa orang yang mengambil uangnya, kemudian kita lakukan penyelidikan dan penyidikan hingga kita cek dimana lokasi terakhir proses transaksi ATM tersebut,” ujar AKP Irwan Sidik, Senin (15/11).
Setelah pihaknya mengetahui dimana lokasi ATM tersebut terakhir digunakan, pihaknya langsung mengecek rekaman CCTV.
“Langsung kita cek rekaman CCTV, ternyata pelakunya Pebry yakni keponakan kandung dari korban,” ungkapnya.
Tidak butuh lama Polsek Kalidoni langsung menangkap tersangka Pebry.
“Tersangka pada saat akan ditangkap sudah siap mau kabur dan telah mengmasi barangnya, namun kita bergerak cepat hingga tersangka ditangkap di rumah bibinya tanpa perlawanan,” bebernya.
Irwan Sidik mengungkapkan, barang bukti yang diamankan yakni satu buah helm warna hitam putih, satu helai baju tanpa lengan warn krem, satu buah celana pendek warna coklat yang digunakan tersangka pada saat melakukan aksinya.
“Atas ulahnya tersangka dikenakan pasal 362 KUHPidana dengan ancaman paling lama 5 tahun penjara,” tutupnya
Sementara itu Pebry mengakui perbuatannya.
“Saya kecanduan bermain judi slot, sekali depo bisa sampai Rp 300 ribu,” katanya.
Pebry mengaku selama ini tinggal bersama bibinya.
“Saya tinggal bersama bibi, dan saya tidak bekerja. ATM itu saya tahu paswordnya karena saya sering disuru bibi ambil uang, saya tarik uang itu empat kali yang paling besar Rp 10 juta saya tarik,” tutupnya. (Ndre)






