Kembali Polisi Grebek Kampung Narkoba di Tangga Buntung

Kriminal832 Dilihat

PALEMBANG|PencanangNews.Co.Id- Anggota Satuan Reserese (Satres) Narkoba bersama anggota Brimob Polda Sumsel kembali
grebek Kampung Narkoba di Tangga Buntung Kali ini, tepatnya di Jalan Kadir TKR, Lorong Jambu, Kelurahan 36 Ilir, Kecamatan Gandus Palembang, Selasa (13/7/2021) sekitar pukul 09.00 WIB.

Dari hasil pengerbekan tersebut 14 orang diamankan dengan barang bukti
100 gram yang diduga sabu, puluhan senjata tajam (sajam), senapang angin, dua disc rekaman CCTV, timbangan, ponsel, kantong plastik bening, hingga buku rekapan penjualan.

Kapolrestabes Palembang,  Kombes Pol Irvan Prawira Satyaputra didampingi Kasat Narkoba, AKBP Andi Supriadi mengatakan, bahwa kegiatan yang dilakukan anggota Satres narkoba bersama anggota Brimob Polda Sumsel merupakan kegiatan senyap yang dilakukan.

BACA  Jarak Dua Meter Dari Parkiran, Motor BeAd Pemuda Ini Langsung Lenyap

“Kami terus melakukan kegiatan pemberantasan di daerah itu, karena kami ingin menjadikan daerah itu kampung Tangguh Narkoba yang bebas dari peredaran gelap barang haram tersebut, ” ujarnya.

Tertangkapnya 14 orang dan barang bukti yang diamankan tidak lain berkat informasi yang didapatkan dari masyarakat. “Berkat informasi dari masyarakat kita berhasil mengamankan 14 orang dengan barang bukti 100 gram yang diduga sabu, 17 sajam, senapang angin yang akan dilakukan pengembangan terkait penggunaannya,” katanya.

Sementara itu, Kasat Narkoba, AKBP Andi Supriadi menambahkan, bahwa barang bukti yang diduga sabu ini akan dicek keasliaannya terlebih dahulu. “Kita akan cek terlebih dahulu keasliaannya sabu ini,” jelasnya.

BACA  Puluhan Pelaku Kejahatan Diciduk Jajaran Sat Reskrim Polrestabes Palembang

Ia menuturkan, kalau daerah tersebut memang sudah menjadi target karena masih banyak pemain yang masih bermain di jaringan narkoba. “14 orang yang kita tangkap ini akan kita kembangkan terkait peranannya masing-masing dan bila terbukti kita akan tetapkan pasalnya,” tukasnya.

Dalam penggerebekan yang dilakukan beberapa orang sempat bersembunyi tapi berhasil tertangkap, bahkan para anggota kepolisian pun menggunakan rombi anti peluru untuk berjaga-jaga,”tutupnya. (Ndre)