Membangun Kesadaran, Menggerakkan Aksi: Mahasiswa PBL Kelompok 4 Fakultas Kesehatan Masyarakat Unsri Wujudkan Gerakan “Misi Zero Jentik”

Berita31 Dilihat

BANYUASIN|Pencanangnews.com- Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Sriwijaya yang sedang melaksanakan Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) di Desa Menten, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, melaksanakan program kerja bertajuk “Edukasi dan Demonstrasi Kesling : Misi Zero Jentik & Spray Anti Nyamuk” sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD).

Kegiatan yang dilaksanakan pada 24 Juni 2026 diikuti oleh sekitar 30 peserta, terdiri dari ibu-ibu PKK dan masyarakat Desa Menten.

Program ini bertujuan memberikan edukasi mengenai pentingnya Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui gerakan 3M Plus, sekaligus mengenalkan alternatif pengendalian nyamuk menggunakan spray anti nyamuk berbahan alami yang aman digunakan di lingkungan rumah tangga.

Dalam kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya menyampaikan materi mengenai penyebab, penularan, dan pencegahan DBD, tetapi juga memberikan demonstrasi secara langsung mengenai proses pembuatan spray anti nyamuk alami.

BACA  Polda Sumsel Kembali Amankan 9 Pelaku Ilegal Mining

“Kami disini menyampaikan materi mengenai penyebab, penularan dan pencegahan DBD. Tidak hanya itu, kami juga berikan demonstrasi secara langsung mengenai proses pembuatan spray anti nyamuk yang alami,” ucap salah satu mahasiswa, Cantika Ajeng Aulia.

Selain mahasiswa, peserta turut dilibatkan dalam praktik sehingga dapat memahami tahapan pembuatannya dan diharapkan mampu menerapkannya secara mandiri.

Untuk mengukur efektivitas kegiatan, tim PBL juga melaksanakan evaluasi melalui pre test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta, dengan nilai rata-rata pre-test sebesar 71,60 meningkat menjadi 93,77 pada post-test, atau mengalami kenaikan sebesar 22,17 poin.

“Hasil ini menunjukkan bahwa edukasi yang kami berikan berhasil meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pencegahan DBD dan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan,” tukasnya.

BACA  125 Anggota Aktif, APJI Palembang Fokus pada Legalitas dan Profesionalisme Usaha

Melalui program kerja ini, mahasiswa FKM Universitas Sriwijaya berharap masyarakat Desa Menten semakin aktif dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, rutin melakukan pemberantasan sarang nyamuk, serta memanfaatkan bahan-bahan alami sebagai alternatif pengusir nyamuk yang ramah lingkungan.

Sementara itu, ketua Ibu PKK Desa Menten, Fatimah Nislawati S.Pd M.Si, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) mahasiswa FKM Universitas Sriwijaya sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus penerapan ilmu kesehatan masyarakat secara langsung di lapangan.

“Diharapkan kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Desa Menten,” tutupnya singkat.(min)