Muhammad Septiadi Ditangkap Gegara Mencuri Sebuah Cincin

Kriminal839 Dilihat

PALEMBANG|PencanangNews.Co.Id.-Lantaran telah melakukan pencurian satu buah cincin emas dirumah korban Aqilah Yahya (21)
Tesangka Muhammad Septiadi (23) akhiranya diringkus Unit Ranmor Polrestabes Palembang di Jalan Letjen Simanjuntak, RT 14, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Kemuning, Palembang pada Jumat (12/11/2021) sekira pukul 20.30 WIB.

Tersangka dijemput anggota Opsnal Unit Ranmor Sat Reskrim Polrestabes Palembang ditempat persembunyiannya, Minggu (14/11/2021) malam.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya tersangka berikut barang bukti (BB) berupa uang sisa hasil kejahatan Rp 25 ribu, sepasang sepatu warna hitam, 1 lembar kuitansi pembelian emas, langsung dibawa ke Mapolrestabes Palembang.

Informasi dihimpun, kronologis kejadian tindak pidana pencurian dengan Pemberatan ini bermula korban sedang berada tidak dirumahnya, lalu korban menyuruh pelaku untuk melihat atau mengecek rumah korban.

BACA  Warga Lorong Sabar Jadi Korban Penusukan

Lalu pelaku datang kerumah korban, saat pelaku masuk kedalam rumah. Pelaku malah masuk kedalam kamar korban dan membuka paksa atau merusak pintu lemari korban yang mana ada 1 buah cincin emas milik korban. Pelaku kemudian mengambilnya dan menjual cincin emas tersebut tanpa sepengetahuan korban.

Saat korban pulang kerumah dan memeriksa lemari dikamar nya, korban tidak menemukan cincin emas miliknya. Akhirnya korban membuat laporan polisi ke Polrestabes Palembang.

“Setelah menerima laporan korban, Opsnal Unit Ranmor melakukan penyelidikan, dan Alhamdulillah pelakunya sudah berhasil diamankan,” ujar Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi diruang kerjanya, Senin (15/11/2021).

Kompol Tri Wahyudi menambahkan kalau pelaku ini percaya menunggu rumah korban karena status berpacaran dengan korban. “Pengakuan pelaku kalau dirinya pacar korban, disaat melakukan aksinya dia sendirian didalam rumah karena korban sedang pergi ke Jakarta dan orang tuanya ke Pagar Alam,” jelasnya didampingi Kanit Ranmor, Iptu Irsan Ismail.

BACA  Raperda Covid di Muba Dapat Apresiasi Kemendagri

Lanjutnya, kalau cincin emas diambil dalam laci di lemari dikamar korban lalu oleh pelaku dijual seharga Rp 2 juta. “Uangnya digunakan pelaku untuk membeli sepatu, dan foya foya,” ungkap Kompol Tri Wahyudi sambil mengatakan atas ulahnya akan dikenakan Pasal 363 KUHP.

Sementara, tersangka Septiadi saat diwawancarai diruang Riksa Reskrim mengakui perbuatannya mencuri di rumah pacarnya. “Saya menyesal pak, cincin saya jual dan uang nya saya belikan sepatu dan makan sehari hari,” katanya yang mengaku berpacaran sudah 5 tahun.(Ndre)