Polsri Wisuda 1.945 Mahasiswa Secara Drive Thru

Politik579 Dilihat

PALEMBANG|PencanangNews.Co.Id
Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) menggelar Wisuda ke-37 di kampus Polsri, Minggu (27/9/2021). Sebanyak 1.945 mahasiswa/wi di Wisuda yang terdiri dari Program Diploma D3 berjumlah 1.220 orang, Program Sarjana Terapan D4 berjumlah 691 orang, Program Magister S2 Terapan berjumlah 34 orang.

Dalam pidatonya Dr. Dipl. Ing. Ahmad Taqwa, MT mengucap syukur Alhamdulillah, penyelenggaraan Sidang Senat Khusus Terbuka dengan agenda tunggal Wisuda Ke-37 Polsri dapat dilaksanakan.

“Wisuda kali ini masih istimewa dibandingkan tahun tahun sebelum pandemi, prosesi Wisuda hari sangat penting bagi kita.
Untuk menekan dan mencegah penyebaran virus covid-19, prosesi wisuda Ke-37 ini dilakukan secara drive thru dan dapat diikuti oleh para orang tua/wali secara daring atau online,” ujar Ahmad Taqwa.

Taqwa menuturkan, Wisuda Politeknik Negeri Sriwijaya Ke-37 ini berjumlah 1.945 orang lulusan, terdiri dari Program Diploma D3 1220 orang, Program Sarjana Terapan D4 691 orang, Program Magister S2 Terapan berjumlah 34 orang.

BACA  Walikota Setujui Pelantikan dan Jalankan Program IWO di Kota Pagaralam

“Dengan demikian sejak wisuda Ke-1 sampai saat ini POLSRI telah menyumbangkan sebanyak 34256 orang bagi bangsa dan negara tercinta ini. Saya atas nama pribadi dan mewakili civitas akademi Polsri mengucapkan selamat dan sukses atas keberhasilan saudara-saudara wisudawan dalam menyelesaikan pendidikan di Politeknik Negeri Sriwijaya,” katanya.

Lebih lanjut Taqwa juga menyampaikan terimakasih dan penghargaan yang tingginya sampaikan kepada para dosen, tenaga pendidik, tenaga kependidikan atas kerja keras dan kerjasama yang terjalin dalam melaksanakan tugas mendidik mahasiswa sehingga mereka berhasil menyelesaikan studi mereka dan diwisuda pada hari ini.

“Para wisudawan calon pemimpin bangsa, wisuda yang kita lakukan saat ini menjadi tonggak perubahan dalam diri saudara, status saudara berubah dari mahasiswa menjadi seorang Ahli Madya, Sarjana Terapan, atau seorang Magister. Dalam era revolusi industri 4,0 ditandai dengan ” Internet For Everything” , Era Big Data, Era Globalisasi Teknologi Informasi yang cepat,” beber Taqwa.

BACA  Dua Oknum Polisi Diduga Ancam Juru Parkir

Untuk itu, sambung Taqwa, teruslah belajar dan belajar tanpa mengenal tempat dan waktu dan selalu memanifestasikan Iptek yang saudara peroleh ditengah masyarakat sebagai wujud tindakan atas tanggung jawab sosial saudara.

“Ditahun 2021 ini kita semua membutuhkan kemampuan menyesuaikan diri yaitu mengedepankan kesehatan dan keselamatan tanpa mengurangi kualitas kompetensi dak kualitas pekerjaan. Selama di Polsri, saudara-saudara selaku calon pemimpin bangsa telah ditempa dengan pendidikan bidang soft skill meliputi kedisiplinan dalam bentuk Pendidikan Dasar Kedisiplinan (Diksarlin) kepemimpinan, organisasi, karakter, minat dan bakat,” tutup Taqwa. (Astrid)