Satu Dari Tiga Pelaku Penipuan dan Penggelapan Ditangkap di Pagar Alam

Kriminal804 Dilihat

PALEMBANG|PencanangNews.co.id – Satu dari tiga pelaku penipuan dan penggelapan dengan tawaran proyek pengecoran jalan beton dengan korban Dedi Sugendi SE, warga jalan Veteran Kelurahan Sidakersa, Kecamatan Kayu Agung, Kabupaten OKI berhasil ditangkap Unit Ranmor Satreskrim Polrestabes Palembang.

Pelakunya yakni Musabagg (45) ditangkap di kediamannya di Pagaralam, Jumat (23/4/2021) sekitar pukul 05.48 WIB dan langsung digiring ke Mapolrestabes Palembang.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Irvan Prawira Satyaputra melalui Kasat Reskrim, Kompol Tri Wahyudi mengatakan, bahwa pelaku awalnya ditangkap kasus penggelapan mobil.

Namun setelah diperiksa ternyata pelaku ini juga terlibat dalam kasus penipuan dan penggelapan dengan tawaran proyek pengecoran jalan beton yang korbannya mengalami kerugian sebesar Rp 520 juta, setelah proyek pengecoran jalan beton tersebut tidak ada atau fiktif. “Pelaku ini kita mendapati informasi kalau dia ini mantan calon wakil Wali Kota Pagaralam,” ujarnya, Senin (26/4/2021).

BACA  Sempat Viral, Pelaku Penodongan di Jembatan Ampera Berhasil Ditangkap Polisi

Sementara itu, korban melalui kuasa hukumnya, Mulyadi SH MH mengatakan bahwa kejadian yang dialami kliennya terjadi pada 30 Juli 2020 lalu, di sebuah warung makan pempek ellen Kecamatan Kertapati Palembang.

“Pelaku ini melakukan aksinya bersama dua temannya masing-masing Nurdin M Nur, dan Triawan Syahputra. Awalnya itu klien kami dapat tawaran dari telpon untuk proyek pengecoran jalan beton dengan modal kerjasama, lalu janjian bertemu di pempek Ellen,” ungkapnya.

BACA  PBB Siap Memenangkan Paslon Yang Diusung di Pilkada 2020

Ketika bertemu, lanjut kliennya ini pun memberikan uang sebesar Rp 500 juta kepada pelaku Musabagg. “Setelah pertemuan itu, tidak lama pelaku ini kembali meminta uang sebesar Rp 20 juta. Tapi hingga sekarang proyek itu belum berjalan, proyeknya fiktif,” jelasnya.

Kliennya merugi dengan total Rp 520 juta sehingga pihaknya berharap semua pelaku tertangkap. “Kami harapkan semua pelaku tertangkap dan dapat bertanggung jawab atas ulahnya itu,” tukasnya. (Ndre)