oleh

Kalau Selalu Merugi Dan Tidak Memberikan Kontribusi Untuk Muara Enim, Sebaiknya Perusahaan Ditutup Saja

-Berita-13 views

MUARA ENIM|PencanangNews.com-Luas wilayah Kabupaten Muara Enim sekitar 7.383,9 km² terletak di tengah-tengah wilayah Provinsi Sumatera Selatan, dengan batas-batas wilayah sebagai berikut : Sebelah Utara berbatasan dengan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir, Kabupaten Banyuasin, dan Kota Palembang.

Dilansir dari beberapa media , adanya perusahaan penambangan batubara PT BSEE ditolak keras oleh masyarakat talang bulang dan mahasiswa Pali, di samping dinilai berpotensi mengakibat kan kerusakan lingkungan perusahaan ini beroprasi memanfaat kan jalan provinsi dan kabupaten dengan beberapa alasan yang sangat masuk akal masyarakat menolak keras berharap kepada pemerintah untuk menutup tambang tersebut sebelum terjadinya amarah warga terdampak.

Kabupaten Muara Enim dengan lokasi terbagi menjadi beberapa wilayah terutama kabupaten Pali, yang menyisakan berbagai cerita terutama di bidang dunia usaha salah satu nya perusahaan pertambangan.(18/6)

Perusahaan Bumi Serasan Enim Energi(BSEE) dengan luas IUP kurang lebih 12 ribu hektar terbagi di dalam dua wilayah yaitu Kabupaten Muara Enim dan kabupaten Pali yang beroprasi sejak tahun 2008 hingga sekarang di duga belum memberikan kontribusi ke pemkab Muara Enim padahal sudah jelas di samping ada wilayah dalam IUP masuk kabupaten Muara Enim selain Pali, bahkan saham 20% tercatat di perusahaan tersebut terkesan hanya pelengkap atau kiasan belaka.

Melihat dari kacamata bisnis,” Ludiyansah selaku Aktivis, sangat menyayangkan hal ini bisa terjadi di pemerintah kabupaten jika hal ini didiamkan sampai berlarut,oleh karenanya masyarakat serta aktivis menyarankan agar pemerintah daerah dan DPRD Muara Enim khususnya untuk segera ambil langkah yang komprehensif bila perlu segera memanggil pengusaha yang berusaha terutama dari managemen(owner) PT BSEE

Lanjut Ludi, diharapkan kepada pemerintah kabupaten Muara Enim melalui perusahaan daerah PDSPME apabila ada dugaan kejanggalan dalam pelaksanaan selama beroprasinya PT.BSEE hingga sekarang yang belum ada manfaat untuk Muara Enim, perusahaan bermitra, hal ini prusda untuk meminta kepada pemkab Muara Enim agar melakukan audit BPK selaku audit resmi demi terciptanya keselarasan dalam meminit administrasi khususnya kejelasan tentang keuangan.harapnya

Muhamad Sidik, tokoh masyarakat Muara Enim, jika ditemukan adanya kejanggalan dalam administrasi sehingga berpotensi adanya ketidak sesuaian dalam pengeluaran keuangan sehingga merugikan khususnya pemkab Muara Enim yang diwakili prusda dan diduga adanya dugaan tindak pidana perbuatan melawan hukum agar hal tersebut dilaporkan ke penegak hukum,”tegas Sidik.

“Oprasional penambangan PT. BSEE selain disorot tokoh pemuda Pali, Anton,” tokoh pemuda Muara Enim,” Segerakan lakukan audit laporkan atau lebih baik ditutup kalau tidak jelas untuk apa hanya ada logo keterlibatan pemerintah kalau tidak ada manfaatnya”. Ujarnya. (Ril)

Berita Lainnya