Kerjasama Yang Baik, Kebakaran Lahan di Mariana Bisa Diatasi

Kriminal688 Dilihat

PALEMBANG|PencanangNews.com-Tiga hektar (3) lahan kering di Kampung Sambirejo kelurahan Mariana Induk kecamatan Banyuasin Satu Kabupaten Banyu Asin Sumatera Selatan”, terbakar jum at siang (15/9/23).”,kibatnya asap pekat menyelimuti selama tiga jam di sekitar lokasi padat pemukiman padat penduduk.

Kebakaran ini di ketahui setelah ada satu titik panas atau hotspot “,yang merupakan indikator potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) “, yang terdeteksi di kampung Sambirejo..

“,Api yang membakar lahan kering seluas tiga (3) hektat ini di picu”, oleh musim kemarau panjang yang melanda wilayah sumsel beberapa bulan terakhir.

Kanit Reskrim polsek mariana”,Iptu July mengungkapkan, di ketahui adanya api setelah ada satu titik hotspot keluar.

Namum kami sangat bersyukur dengan adanya kerjasa yang baik, antara”, Tni Polri Kecamatan Kelurahan mariana Induk dan Kelurahan mariana ilir serta perangkat nya di bantu lagi oleh masyarakat, api bisa di padamkan tidak kurang dari tiga jam.

BACA  Puluhan Massa SIRA Demo di Depan Kantor Kejati Sumsel, Ini Tuntutannya.!

Dan kini kondisi di kelurahan Mariana kecamatan banyu asin satu saat ini masih terkendali dan terkontrol.”.ungkap kanit reskrim polsek mariana.

M fahmi Lurah Mariana mengatakan ada satu (1) daerah lahan kering namun bukan gambut yang tebakar, dengan keluasnya di pekirakan sekitar tiga (3) hektar.

Pemadaman ini selain di bantu anggota TNl dan Polri tim kecamatan, kelurahan Mariana llir serta masyarakat.”, bahkan dukungan pun turun juga dari berbagai perusahan yang ada di kecamatan banyu asin satu .Petamina Galangan Kapal mariana Bahagia hingga PT Sap hingga Puskesmas Mariana.

BACA  Gelar Razia Pekat, 10 Pasangan Mesum Dijaring Sat Sabhara Polrestabes Palembang

Fahmi menekankan agar masyarakat penting tidak melakukan pembakaran lahan selama musim kemarau sekarang khususnya saat membuka lahan.

Selain adanya ancaman sanksi pidana, upaya ini bertujuan untuk mencegah terjadinya kebakaran yang dapat merugikan banyak pihak lanjut Fahmi.

Ada dua wilayah lahan kering yang rentan terbakar, yaitu daerah marina dan daerah prajen kecamatan Banyu Asin satu.

Kami telah berkoordinasi dengan berbagai pihak baik swasta desa, serta kecamatan untuk mengantisipasi kahutla, selanjutnya kami akan mendirikan posko.

Posko kahutla akan di dirikan di area yang masuk dalam kategori lahan kering dan rawan terbakar sehingga pencegahan bisa cepat terealisasi. (Ndre)