Modernisasi SDM Polri, Polri Tawarkan Inovasi AI-Assisted Competency Assessment

Berita, Nasional19 Dilihat

JAKARTA | Pencanangnews.com — Tony Saputra, S.H., S.I.K., M.H., Serdik Sespimmen Polri Dikreg ke-67 T.A. 2026, dalam artikelnya mengulas pentingnya optimalisasi AI-Assisted Competency Assessment sebagai inovasi dalam meningkatkan kualitas penilaian kompetensi jabatan di lingkungan Polri. Menurutnya, perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) membuka peluang untuk menghadirkan proses penilaian sumber daya manusia yang lebih objektif, terukur, dan berbasis teknologi.

Penilaian kompetensi jabatan merupakan bagian penting dalam memastikan kesesuaian antara kemampuan personel dan tuntutan jabatan yang akan diemban. Seiring meningkatnya kompleksitas organisasi, mekanisme penilaian tidak cukup hanya mengandalkan proses manual, tetapi perlu didukung teknologi yang mampu membantu assessor mengolah informasi secara lebih sistematis.

BACA  Gubernur Herman Deru Hadiri Safari Ramadhan di Banyuasin, Santuni Anak Yatim dan Ajak Perkuat Kebersamaan

Pemanfaatan AI dapat mengacu pada kerangka penilaian kompetensi sebagaimana diatur dalam Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2024. Prinsip penilaian yang valid, reliabel, objektif, akuntabel, transparan, dan independen tetap harus menjadi landasan utama dalam setiap tahapan assessment.

Dalam praktiknya, AI dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu analisis pada sesi wawancara, mulai dari transkripsi otomatis, identifikasi pola jawaban, hingga pemetaan informasi terhadap indikator kompetensi yang telah ditetapkan. Teknologi ini memungkinkan assessor memperoleh dokumentasi dan bahan analisis yang lebih terstruktur.

BACA  Selisih Paham, Warga Tuan Kentang Bunuh Tetangga

Namun, penggunaan AI tidak boleh menggantikan kewenangan assessor profesional. Pendekatan human in the loop harus tetap diterapkan agar setiap hasil analisis teknologi diperiksa, dikritisi, dan divalidasi oleh manusia sebelum dijadikan dasar penilaian.

Dengan integrasi teknologi yang tepat, AI-Assisted Competency Assessment berpotensi menjadi instrumen pendukung modernisasi manajemen SDM Polri sekaligus memperkuat prinsip profesionalisme dan akuntabilitas dalam penempatan personel.