PKB Sumsel Gaspol Konsolidasi, Struktur Partai Diperkuat hingga Tingkat RT

Berita, Palembang18 Dilihat

PALEMBANG | Pencanangnews.com — Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terus memperkuat konsolidasi internal di Sumatera Selatan. Penguatan organisasi dilakukan melalui pengukuhan orientasi politik dan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) yang melibatkan DPC PKB Kota Palembang, Kabupaten Banyuasin, dan Kabupaten Ogan Ilir.

Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Rid’s, Jalan Sultan Mahmud Badaruddin II, Sukodadi, Kecamatan Sukarame, Palembang, Sabtu (3/10/2026), dan dihadiri jajaran pengurus, kader, anggota legislatif, serta sejumlah unsur organisasi PKB dari berbagai daerah di Sumatera Selatan.

Agenda ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi sekaligus memastikan roda organisasi PKB berjalan lebih terstruktur hingga tingkat masyarakat.

Wakil Bendahara DPP PKB yang juga anggota Komisi XI DPR RI, H. Bertu Merlas, S.T., mengatakan pengukuhan pengurus bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen kader dalam menjalankan kerja organisasi dan politik.

Menurut Bertu, perkembangan dukungan terhadap PKB di Sumatera Selatan perlu dibarengi dengan pembenahan struktur. Ia berharap kepengurusan yang telah dikukuhkan mampu bekerja secara konsisten sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap PKB.

“Yang kita harapkan, pengukuhan hari ini menjadi tonggak baru bagi perjuangan kami di Partai Kebangkitan Bangsa untuk meningkatkan jumlah kursi maupun jumlah masyarakat yang percaya kepada PKB,” ujar Bertu.

Ia menyebut perkembangan PKB di Sumatera Selatan menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa pemilu terakhir. Kondisi tersebut, kata dia, harus dipertahankan melalui penguatan organisasi secara berkelanjutan.

“PKB Sumatera Selatan grafiknya cukup bagus. Setiap Pemilu ada peningkatan. Artinya, struktur PKB di Sumatera Selatan menjadi lebih baik dari hari ke hari,” katanya.

Bertu menambahkan, penguatan organisasi akan dilakukan secara berjenjang, tidak hanya di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota, tetapi juga hingga kecamatan, kelurahan atau desa, bahkan tingkat RT.

BACA  Ayong Akbar, Sang Penadah Motor Curian Dibekuk Anggota Polsek Plaju Palembang

“Semua akan kami lengkapi, mulai dari tingkat RT, kelurahan atau desa, kecamatan sampai kabupaten. Sehingga perjuangan kami tidak dilakukan secara sporadis, tetapi secara struktural,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa pengukuhan pengurus membawa tanggung jawab bagi setiap kader. Jabatan dalam struktur partai, menurutnya, harus diikuti komitmen untuk menjalankan tugas dan menjaga perjuangan organisasi.

“Ini bukan sekadar tentang jabatan di partai. Pengukuhan hari ini adalah bentuk mengikatkan diri bagi perjuangan Partai Kebangkitan Bangsa,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPC PKB Kota Palembang, Hermanto Syayuti, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin kepengurusan DPC PKB Kota Palembang.

Hermanto menegaskan, amanah tersebut tidak dapat dijalankan seorang diri sehingga membutuhkan kerja sama dan kekompakan seluruh jajaran pengurus serta kader yang baru dikukuhkan.

Menurutnya, pengukuhan kepengurusan bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat tata kelola organisasi sekaligus meningkatkan soliditas PKB dalam menghadapi berbagai tantangan politik ke depan.

Ia mengajak seluruh kader membangun komunikasi dan sinergi yang kuat serta menjadikan PKB sebagai wadah untuk menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat Kota Palembang.

“Dengan komunikasi yang harmonis, sinergi yang kuat, serta kerja tim yang solid, mari kita jadikan kepengurusan ini sebagai motor penggerak aspirasi rakyat dan membuktikan bahwa PKB selalu hadir untuk membela kepentingan masyarakat,” ujar Hermanto.

Di sisi lain, Ketua DPC PKB Kabupaten Banyuasin, Dedi Marus, SE., mengungkapkan pihaknya telah menyiapkan target untuk meningkatkan perolehan kursi legislatif pada pemilu mendatang.

BACA  Rakor Damkar Se-Sumsel Digelar di Palembang, Siapkan HUT ke-107 dengan Skala Nasional

Bahkan, Dedi menyebut PKB Banyuasin melihat peluang untuk menempatkan kadernya di jajaran pimpinan DPRD. Namun, target jangka panjang yang ingin dicapai adalah menduduki posisi Ketua DPRD.

“Target kursi jelas kita targetkan. Insya Allah, di atas kertas kita mungkin bisa mendapatkan posisi pimpinan. Tetapi target terbesar kita adalah bisa menjadi ketua DPRD,” kata Dedi.

Selain target legislatif, PKB Banyuasin juga mulai menyiapkan kader potensial untuk menghadapi agenda pemilihan kepala daerah pada masa mendatang. Konsolidasi akan dilakukan secara berkelanjutan hingga ke desa dan tingkat RT.

Dedi meminta seluruh kader menjaga kekompakan serta nama baik partai di tengah masyarakat.

“Pesan untuk kader kita, tetap solid dan terus jaga nama serta marwah PKB di setiap desa, bahkan sampai tingkat RT masing-masing,” ujarnya.

Ia menjelaskan, terdapat enam daerah pemilihan di Banyuasin yang menjadi sasaran konsolidasi. Dari seluruh dapil tersebut, PKB menargetkan adanya tambahan perolehan kursi.

Sementara dari sisi basis pemilih, Dedi menyebut jumlah pemilih PKB di Kabupaten Banyuasin saat ini berada di kisaran 60 ribu orang.

“Dari enam dapil, kita ingin menambah kursi. Untuk suara, saat ini kurang lebih sekitar 60 ribu pemilih PKB di Kabupaten Banyuasin,” ungkapnya.

Penguatan struktur hingga tingkat paling bawah menjadi salah satu fokus konsolidasi PKB di Sumatera Selatan. Melalui kepengurusan yang lebih solid dan terkoordinasi, partai mendorong agar kerja organisasi di Kota Palembang, Banyuasin, Ogan Ilir, serta daerah lainnya dapat berjalan lebih efektif dalam menyerap aspirasi masyarakat.

(HA)