Tutup MPLS Angkatan XXXI, Kepala SMK Xaverius Palembang Apresiasi Kolaborasi Siswa Baru dan Wali Gugus

Berita, Palembang56 Dilihat

PALEMBANG | Pencanangnews.com — Kemeriahan menyelimuti lapangan SMK Xaverius Palembang pada Jumat (10/7/2026). Setelah berlangsung seru selama lima hari, Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) 2026 Angkatan XXXI dan Pentas Seni (Pensi) resmi ditutup.

Tahun ini, jalannya MPLS terasa sangat unik. Mengangkat tema besar “Mewujudkan Generasi Berkarakter Kexaveriusan, Cerdas Digital, dan Siap Menghadapi Tantangan Masa Depan”, sebanyak 100 siswa baru dibagi ke dalam empat gugus berkonsep Dewa Mitologi Kuno: Athena, Artemis, Poseidon, dan Apollo.

Kepala SMK Xaverius Palembang, Merli Puspita, S.Pd., secara resmi menutup kegiatan ini. Acara juga dihadiri oleh jajaran diantaranya Waka Kesiswaan Yovita Dwi Anggraini, SE., Gr., M.Pd, Waka Kurikulum Sugiarto, S.T, guru, karyawan, serta tim juri Pensi yang terdiri dari Adi Nugroho, S.Pd., Deasy Martina Panjaitan, S.Pd., dan Cicik Sumaryati, S.Pd.

BACA  Diduga,Pengangkatan Prof Nyanyu Sebagai Rektor UIN Raden Fatah Ada Unsur Mal Administrasi

Suasana penutupan makin pecah dengan penampilan tari Nusantara medley dan modern dance persembahan kakak kelas XI, XII, dan pengurus OSISKA. Menariknya, tidak hanya siswa yang unjuk gigi, para wali gugus pun sukses bikin surprise karena ikut tampil dan cosplay menggunakan atribut ala Dewa Yunani.

Kepala SMK Xaverius Palembang, Merli Puspita, S.Pd

“Saya sangat terkesan. Anak-anak sangat antusias mengekspresikan bakat mereka. Ditambah lagi, ibu-ibu wali gugus juga ikut tampil totalitas berkolaborasi. Di sini kita tunjukkan bahwa kita adalah satu keluarga besar SMK Xaverius Palembang,” ujar Merli Puspita dengan bangga.

BACA  Atlit Sepak Takraw Muara Enim Belum Terima Dana Pembinaan

Menurut Merli, Pensi ini sengaja difasilitasi sekolah untuk menyatukan para siswa baru yang berlatar belakang sekolah berbeda agar bisa langsung membaur lewat seni, mulai dari menari, menyanyi, hingga drama. Ke depan, ia berharap agenda ini menjadi wadah rutin agar para siswa terus percaya diri dalam mengasah keterampilan mereka.

(HA)