Warga Griya Sumsel Sejahtera Menolak Masuk Wilayah Banyuasin

Kriminal814 Dilihat

BANYUASIN|PencanangNews.Co.Id – Warga yang tergabung dalam Forum Masyarakat GSS (Griya Sumsel Sejahtera) Palembang Bersatu menggelar aksi spontan di Jalan Alex Noerdin, Minggu (4/7/2021) pagi.

Dengan membentangkan spanduk, ratusan warga ini berjalan kaki mengelilingi Komplek Perumahan GSS. Hal ini dilakukan sebagai bentuk penolakan terhadap Kabupaten Banyuasin menjadi domisili mereka.

“Awalnya kita melaksanakan gotong royong. Namun karena ingin tetap bertahan sebagai warga Kota Palembang, mereka melakukan aksi jalan kaki,” kata Usman selaku Rw 019.

BACA  Gelar Razia Pekat, 10 Pasangan Mesum Dijaring Sat Sabhara Polrestabes Palembang

Dia mengatakan, perumahan Griya Sumsel Sejahtera dibangun pada 2010 dan merupakan program Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.

“Program hibah gubernur Sumsel tahun 2010 itu, meliputi MAN 1, rumah dinas Angkatan Laut, kantor DPD Sumsel, kantor BNN, kantor Pengadilan Militer, Bawaslu, gedung Juang dan perumahan ini,” cetusnya.

“Mereka yang saya sebutkan tadi, sertifikatnya kota semua. Sedangkan sertifikat kami ini, karena kredit sebagian kecil yang menerima baru diketahui kalau sertifikatnya Banyuasin. Sedangkan SK Gubernur masuk Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan SU I Palembang, karena waktu itu belum ada Kecamatan Jakabaring,” tegasnya.

BACA  Meski Sempat Dirawat di Rumah Sakit, Akhirnya Bocah Tiga Tahun Ini Meninggal

Usman mengatakan, akan terus melakukan penolakan jika masuk wilayah Kabupaten Banyuasin. “Di Kecamatan Jakabaring ini ada tiga RT yang bermasalah, RT 28, RT 67 dan RT 68. Pokoknya kami tetap mau jadi warga Kota Palembang. Sekali Palembang, tetap Palembang,” pungkasnya. (Ndre)