Babinsa Koramil 418-08/Sako Gercep Bantu Pencarian Bocah Tenggelam di Sungai Borang

Basarnas33 Dilihat

PALEMBANG|Pencanangnews.com- Menindak Lanjuti laporan warga terkait adanya bocah tenggelam di sungai Borang Babinsa Kel. Sako Koramil 418-08/Sako Kodim 0418/Palembang Pelda Jes.Pangaribuan dan Sertu Muhlisin Bergabung bersama Bhabinkamtibmas, BPK Sako, Tim SAR dan PMI Kota Palembang untuk melaksanakan kegiatan pencarian korban tenggelam yang dilaksanakan bertempat di seputaran Sungai Borang di Jln.Sematang Lrg.Sawit RT.23 RW.10 Kel.Sako kecamatan Sako Palembang,Rabu (1/5/2024)

Menurut Pelda Jaes.Pangaribuan didampingi Sertu Muhlisin mendapat informasi warga bahwa telah kejadiannya Seorang bocah tenggelam di sungai Borang sekira pukul 09.00 Wib, pada saat anak – anak tersebut diperkirakan sedang bermain berenang dalam kondisi sepi, kemudian tiba-tiba salah satu anak tersebut diperkirakan terseret arus Air sungai.

BACA  TEAM RESCUE BASARNAS SUMSEL DITERJUNKAN CARI DUA ANAK PEREMPUAN TENGGELAM DI SUNGAI ENIM

Lanjun Pelda Jes saat kejadian ada temannya yang melihat,selanjutnya melaporkan ke warga yang lain, selanjutnya warga menghubungi Babinsa dan Babinkantibmas serta warga untuk melaksanakan bergotong royong,mencari korban tersebut dengan cara menyelusuri sepanjang sungai Borang, sekitar 500 m dari tempat kejadian.

Untuk Identitas korban bernama M. Aldo Aprilio (12 THN ) warga Jln.Sematang Lrg.Sawit Perum. Griya Pesona Borang Blok Q7 Rt. 023/010 Kel.Sako Kec. Sako Palembang.

BACA  PASUTRI MASUK JURANG, BASARNAS SUMSEL KERAHKAN PERSONIL

Setelah melakukan pencarian kurang lebih 5 jam sekira pukul 15.15 wib akhirnya korban ditemukan team SAR gabungan di didasar sungai dalam jarak 150 M dari tempat kejadian dan korban bersama pihak keluargakeluarga dan petugas terkait langsung membawa Korban tenggelam ke rumah duka yang masih tidak jauh dari tempat kejadian,”terang Pelda Jes

Dengan kejadian tersebut Babinsa dan Bhabinkamtibmas melakukan himbauan kepada orang tua agar selalu mengawasi anak-anaknya dan melarang untuk tidak berenang di sungai Borang melihat Talah beberapa kali terjadi orang tenggelam,”ungkpnya. (Ndre)